Senin, 03 Desember 2012

Internship – Kenangan yang akan Berakhir



Pernah suatu ketika sa berbincang dengan seorang kawan. Kala itu, kawan lain tengah dilanda resah gelisah didera masalah dg kekasih yg mungkin akan berujung pada perpisahan. Kala itu kutanyai kawan yang memang su berpengalaman dalam urusan kasih-mengasih ini. Sa bertanya,”sedih kah kau kala itu ketika harus berpisah dengan kekasihmu?”beranikan tanya begini karena kutau luka hatinya su terobati dg kekasihnya yang baru saat ini. Kata kawanku,”  ,”jelas itu... gak mungkin enggak. Nangis? Jelas aku nangis. Semuany pasti ada masa sedihnya. Tapi kalo q emg gak lama, karena memang dari awal q tau hubunganku emg gak mungkin bertahan. Dia terlalu posesif. Sebenernya q juga gak masalah putus dengan dia. Yang berat adalah karena kehilangan kebiasaan yang sudah menjadi biasa saat bersamanya” (kurang lebih itu yg dikatakannya). ”Ya, intinya tu Cuma kerasa aneh aja, biasa nonton bareng, biasa ada yang nganterin makanan, biasa ada yang telpun, sekarang kebiasaan2 itu dah gak ada....gak ada dia” itu katanya. Hanya perasaan tak nyaman kehilangan kebiasaan yang sudah berlangsung beberapa waktu, dan semuanya juga waktu yang akhirnya membiasakan dg kondisi yang ada sekarang tanpanya.

Dan hal ini, entah kenapa, belakangan membuat sa berpikir tentang internship kami yang sudah berjalan selama 10, bulan, yang itu berarti tinggal 2 bulan lagi. Tinggal dua bulan lagi, yang entah kenapa malah sa takutkan kedepannya. Benar kata kawanku, bukan masalah berakhirnya suatu hubungan kan kutakutkan, tapi takut akan tak terbiasa dg hilangnya kebiasaan- kebiasaan yang sudah biasa selama setahun ini. Kebiasaan bangun sendiri di kamar ini, memutar playlist yang tak jauh jauh dari kesukaan sa Sheila on 7, simple plan, Jrock, Jason Mraz, SID, SoulID, yang kemudian bertambah dalam setahun o/ pengaruh kesukaan teman2 yang lain, Kahitna, 30 seconds to Mars, Owl city,Maroon 5, One direction. Kebiasaan laporan pagi atau siang baik dahulu di ruang di atas OK, ataupun yang sekarang berpindah di ruang komite medik yg dingin menyejukkan menghilangkan panas udara luar pacitan. Kebiasaan menegak es Milo dingin yang selalu disajikan bersama es teh jeruk kopi bagi yang lain kala kami berjaga di UGD rumah sakit. Kebiasaan berdesak berempat berlima dalam Aveo biru ber plat B atau Getz biru muda ber plat R kala kami bertugas di Puskesmas yng berjarak 20 km dari kota pacitan tempat kami tinggal, perjalanan 1 jam PP yang selalu kami isi dg canda gosip yg sesekali diselingi senandung mengikuti musik yang selalu diputar, I wont give up & 93 million miles & banyak lagu nya Jason Mraz, Payphone nya Maroon 5, King and Queen nya 30 seconds to Mars, fireflies nya Owl city, Viva La Vida nya Coldplay. Dan I wont give up yang bisa diputar berulang kali tanpa bosan tanpa kata ampun entah kenapa menjadi terpatri dalam ingatan yang selalu terhubung pada 4 orang itu. Kebiasaan bercengkerama sehari hari di segala ruang di puskesmas, apotek, ruang tunggu pasien, nurse station ugd, mushola puskesmas, atau Ruang dokter sebelah Poli umum yang menjadi favorit kami berlima mengabaikan segala bentuk kesibukan puskesmas, untuk sejenak mengasingkan diri, hanya berlima membicarakan banyak yang entah dari A hingga Z jadi ujung barat ke ujung timur, dari masa lalu hingga masa depan. Kebiasaan berkumpul di kala senggang ketika kami sudah berpindah ke Poliklinik rumah sakit, berbincang dg pendamping internship kami di ruang poli kandungan dg bahan pembicaraan yang entah apa, dg sesekali nasihat2 dari senior kepada yunior2nya ini. Kebiasaan makan di segala dan banyak tempat di Pacitan ini, mulai dari Pasar Minulyo (Jalan Gatot Subroto) dg berbagai macam pilihan makanan kuliner, es kacang ijo madura, sate madura, soto madura, rawon yang kata seorang teman rasanya mengingatkannya pada ibunya, goreng2an yang bikin tenggorakan gatal tapi tetap tak sesal, pecel lele yang kami bilang pecel lele tiga piring karena terlalu banyak piring yang disajikan, atau yang terakhir, nasi goreng jawa asli gunung kidul. MJS – Mekar Jaya seafood resto yang diawal jadi tempat favorit kami untuk merayakan sesuatu, merayakan ulang tahun anak anak, atau sekedar menghabiskan uang fitrah dari pembimbing jelang hari raya, tempat yang pas untuk berkumpul berlima belas, Lele Bakar Asri Pasar Taksi Arjowinangun, yang menjual lele bakar paling enak se pacitan, favorit banyak dari kami, dengan pesanan yang semua selalu sama Lele bakar entah nasi gurih atau nasi putih hingga si empunya hapal, kecuali jika Lele yang kami inginkan tak ada, baru kami pilih menu lain yang tak kalah enaknya. Warung Blitar yang diawal dahulu jadi favorit karena jamur gorengnya yang kering dan gurih, jika bukan pelayanaan yg luamaaaaaaaa banget mungkin sampe sekarang kami kan sering berkunjung. Asri rumah makan Prasmanan, Pecel Lele depan kantor Dinas Kesehatan, Soto Kwali (jl. A Yani) yg jadi penghangat sarapan pagi kami,Rujak Cingur belakang TMP, Bu Gandhos, Mie Ayam Alun alun, bu Dzakir, adalah tempat favorit kami lainnya. Kebiasaan makan bersama mereka, entah pagi, entah siang, ataupun seringnya malam dalam gurauan dan banyak obrolan. Ataupun Segala Kebiasaan bersenang senang kami, seringnya kala sore hari, entah bersepeda ke pantai terdekat Pancer hingga terengah ke Mercusuar tamperan, berkendara kemudian menikmati deburan ombak dan  hembusan angin laut di Watukarung atau sekedar menikmati sunset di Srau, tak hanya sekali dua kali tapi berkali kali. Hingga akhirnya malam mengembalikanku dalam lelap, hari demi hari.

Ya... semua kebiasaan itu, kebiasaan kebiasaan dalam setahun, di sini, bersama mereka. Aduh, akan seberapa hancur hati ini kemudian ketika berpisah dengan mereka semua. Keterikatan ini, keterikatan oleh ruang (pacitan), waktu( 2012), dan orang (mereka), pada akhirnya akan berakhir, dan tak tau berapa banyak nanti tetes air mata akan sa senggukkan. Berat ketika harus mengawali sebuah kehidupan, tapi akan lebih berat lagi nanti ketika harus mengakhirinya. Sehingga apa yang bisa kulakukan sekarang adalah menikmati tiap detiknya bersama kalian, mengumpulkan sebanyak mungkin kenangan bersama kalian, meski sa tau semuanya akan berakhir,kelak. ^^

Jumat, 30 November 2012 00.14

Published with Blogger-droid v2.0.4

Tidak ada komentar: