Tampilkan postingan dengan label bike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bike. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 September 2012

My Pacitan’s Story : Bersepeda di Kala Senja (2)


My Pacitan’s Story : Bersepeda di Kala Senja 

Mercusuarr Tamperan  12 Juli 2012
Dan satu tempat lagi yang asik jadi tujuan bersepeda santai adalah Mercusuar Tamperan. Lokasinya kurang lebih Cuma 4 km dari kota pacitan, dengan medan sedikit naik turun tapi moderate lah buat sepeda santai, ngos ngosannya juga gak berlebihan, lebih banyak ketawa lantaran medan yang kaya gini agak susah buat dikontrol bagi sepeda pixie macam yang sa pakai ni. Tapi semuanya Fun, apalagi pas sampe di TKP semua rasa capek ilang, terbayarkan oleh view yang ada di depan muka, mulai dari pohon kering yang tumbang yang malah bikin view nya bagus, laut lepas yang nampak dari kejauhan, dan mercusuar yang berada di bawah yang harus dicapai dengan menuruni bebatuan curam sulit tapi menantang. Dan momentnya kala itu passs banged, pas sepi, pas cerah, dan pas gak pasang, coz kalo lagi pasang mungkin akan sulit kami menuju ke bawah mercusuar lantaran semua bebatuan  besar yang okeh yang ada dibawah tak nampak oleh pasangnya air laut.
ini jalan yang harus kitong lalui untuk bisa sampai di dasar mercusuar. setelah memarkirkan sepeda di atas, kami menapaki batuan batuan curam ini. ada sekitar 10 meter ketinggiannya, but doent matter. worthed banged buat dapet view yang ada di bawah, tak pasang dan deburan angin sepoy yg berkombinasi dg deburan ombak mantabbb banged


(kiri : view di atas, prasasti yang menandakan keberadaan pantai tamperan tak jauh dari kami memarkirkan sepeda)
(kanan : view di bawah yang di dominasi oleh bebatuan bebatuan hitam besar, sepi enak buat menggalau)
berdelapan

 
saat matahari su mule tenggelam. photo by bung aditya
dan demikianlah cara kami bersenang-senang selama 1 tahun di pacitan ini. kala dimana kami su lepas dari masa remaja tapi masih enggan menjadi seorang yang dewasa. kala dimana kami belajar untuk menikmati dan mensyukuri apa yang sekarang ada.^^

-life in never flat-
Published with Blogger-droid v2.0.4

My Pacitan’s Story : Bersepeda di Kala Senja (1)


My Pacitan’s Story : Bersepeda di Kala Senja

Salah satu aktifitas bersenang senang yang biasa kami (dokter internship) lakukan di pacitan adalah bersepeda di sore hari. Satu kegiatan yang  mungkin kurang menyenangkan kalo dilakuin dikota kota besar lantaran alasan debu, polusi, panas, dan segala hiruk pikuk kendaraan bermesin yang siap nyenggol kapanpun dimanapun^.< . Yip! Sepeda jadi salah satu alternatif transportasi bergengsi sekaligus bisa sebagai sarana olahraga yang populer di pacitan (ya gak ya??). kenapa populer? Pertama, kota pacitan tu kotanya kecil, mo kemana mana semuanya serba gak jauh jauh amat, mo ke pasar, mo ke foodcourt, mo ke rumah temen, mo ke masjid, mo ke gereja, mo ke rumah sakit semuanya mudah diakses dengan sepeda, yang kedua, wahana wisata alam seperti pantai gak begitu jauh dari kota, sehingga sore hari klo mo sepedaan ke pantai njur santai santai or sekedar melepas penat bisa tuh langsung ngacir spedaan tanpa khawatir bakal kecapaian beud. Alasan ketiga, buat pecinta offroad, dapet juga tu medan medan offroad yang menantang di pacitan. Geografis pacitan yang diketiga penjurunya adalah bukit pas banged buat offroadan, tinggal nyari jalan, buka jalan, njur dipake offroadan dah (sama seperti yg dilakuin beberapa orang yang bener2 suka banged sama offroadan ampe diniatin ‘belah’ hutan ladang buat bikin jalan offroadan). Alasan keempat, ya ngikutin trend lah, klo lagi musimnya duren ya makan duren, kalo lagi musimnya kacang ya makan kacang, kalo musimnya kawin ya kawin, nha kalo lagi musimnya sepedaan a.k.a lagi trend nya sepedaan, ya tentunya semua jadi pengen pu sepeda, gak sekedar punya, tapi paham masalah sepeda, jenis2 sepeda, ampe update onderil onderil terbaru dan terkeren... (gw boleh bilang WOW! Gak?^.< ). Tapi emang pacitan tu keren koq, meski di kota kecil, bukan berarti ketinggalan jaman. Jangan sekali kali lah ngremehin, di sini semuanya update! Pokoknya apa yang terbaru semua tahu.maklum, internet su masuk^^.
Back to story, so, karena alasan-alasan itulah banyak diantara kami anak internship yang selain punya kendaraan pribadi bermesin masing masing juga punya sepeda yang dibawa, mule dari sepeda ‘biasa’ ampe yg ‘luar biasa’, dan jadilah kami beberapa kali menyempatkan bersepeda bareng. Dan favorit kami bersepeda adalah pantai! Antara pantai Pancer( ±2-3km) ampe Mercusuar dermaga Tamperan (±4km)...

Pancer 20 Juni 2012
Pantai Pancer merupakan pantai yang segaris dg pantai teleng RIa yang berada di garis pantai Teluk Pacitan. Pantai Pancer merupakan pertemuan dari Sungai Grindulu dg Laut sehingga kala musim hujan debit air sangat deras dan kala musim kemarau akan terbentuk daratan yang memisahkan sungai dg laut akibat surutnya air sungai. Pancer terletak di Ploso Pacitan dan hanya berjarak 2 km dari kota pacitan (easy to reach)
my pixie bike. Hm, lebih tepatnya pixie punya temen kos yang sering sa pinjem buat sepedaan

 Kami bertujuh orang,menelusuri jalan di sore hari lepas ashar hingga jelang magrib di pancer untuk sekedar melepas penat, atopun bersenang senang ( dan basah basahan dikit ): p . sambil keceng kecengin bule yang sering terlihat berseliweran di pancer buat surfingan. Oh ya, Pantai pancer emang terkenal buat sufringnya, ombaknya lumayan bagus lho... (ayo mari sini)


-bike for fun, health for fun-

 




Published with Blogger-droid v2.0.4