Rabu, 24 April 2013

Lombok Story : Masteng (apa Mustang?)



Lombok Story : Masteng (apa Mustang?)

heerrrr... ckckck... yiiiiihaaaaa...
(sound of mataram wild horse)

udah lebih dari 12jam tapi gak ada tuh tanda tanda peningkatan vitalitas. haha. ah,tapi kalo ternyata ada peningkatan vitalitas, gak ada guna juga. yasuud.. *cuek
untuk pertama kalinya nyoba daging kuda.. heeer,ckckck,yiiihaaa. diambil dari daging kuda liar sumbawa yg kemudian diolah sebagaimana sate2 lainnya diolah dengan bumbu kacang. well, meski bumbu kacangnya enak, bagiku yg baru pertama kali makan daging kuda, tetap aja rasanya aneeh.
dengan harga Rp 10.000 worthed lah untuk coba sate kuda yang mungkin di tempet lain kagak ada menu macam giniian. oh, iya, selain sate kuda juga ada pula bebalungan kuda ( ada menu sate sapi dan bebalungan sapi, tapi di lombok katanya harga daging sapi lebih mahal dibanding daging kuda). bebalungan kuda sendiri menurutku mirip tengkleng ( bebalungan kambing) dengan bumbu kuah coklat kehitaman yg aromanya dan rasanya mirip coto makasar (tapi agak beda si). nyummi rasanya, terutama bebalungan kuda. sensasi 'ngkrokotin' netelin daging2 kuda yg nempel di tulang tulang tu beuuhh enaak. must to try laah..

kami sendiri, q sama rendi mencoba sate kuda di Rumah Makan Musteng, berlokasi di Jalan Teguh Faisal – Sweta Mataram. Kata rendi itu salah satu yang terkenal di Mataram (q sih percaya aja). Setelah kupikir2, kenapa namanya Masteng, mungkin diambil dari kata Mustang ya?? Yg klo digugling, Mustang tu salah satu jenis kuda liar peliharaan, yg sebenernya adalah Wild horse tapi sekarang banyak dipelihara Feral Horse. Hoho, boleh juga yang kasih nama lah, masih sesuai dengan menu yang dijual.
rabu 3 april 2013 10.50
Menu : sate Kuda 1 porsi 10 tusuk 10.000, bebalungan 1 porsi 15.000

Tidak ada komentar: